Raih Harmony Award, FKUB Klaten Jadi Tempat Untuk Kunjungan Kerja Nasional

Rolasan.id Klaten. ~ Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kota Adminstratif Jakarta Timur menyelenggarakan kegiatan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Klaten sebagai penerima Harmony Award dari Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2022.

Kunjungan kerja ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya mewakili Pemkab Klaten di Ruang Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Komplek Kantor Pemerintah Kabupaten Klaten.
Turut hadir dalam kunjungan kerja ini seluruh pengurus FKUB Klaten dan PKUB perempuan dan sejumlah pejabat Pemkab Klaten.

Sebagaimana diketahui Kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI menjadikan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten  sebagai  penerima Harmony Award, kategori Program dan Kegiatan Kerukunan Umat Beragama Inovatif.

Penghargaan itu, diberikan sebagai apresiasi atas sumbangsih dan kontribusi FKUB Klaten  dalam pembangunan kehidupan dan kerukunan umat beragama.
Penghargaan Harmony Award diberikan oleh Menteri Agama RI
Kepada FKUB Klaten beberapa waktu yang lalu.

Ada dua kategori dalam penghargaan tersebut, kategori pertama “Respon Cepat Terhadap Dinamika Kehidupan Kerukunan Umat Beragama”  dan kategori kedua “Program Kegiatan Kerukunan Umat Beragama ( KUB ) Inovatif”.

Kategori kedua ini diberikan untuk FKUB Kota Semarang, FKUB Klaten dan FKUB Kepulauan Sangihe  Sulawesi Utara. Penyerahan penghargaan  dilakukan Menteri Agama Republik Indonesia.
Itulah sebabnya FKUB Klaten dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi pusat perhatian untuk kunjungan kerja dari FKUB Kabupaten/Kota dan Provinsi se Indonesia seperti yang terjadi hari Rabu ( 6/3/2024 ) dari FKUB Kota Administrasi Jakarta Timur.

Kabupaten Klaten menerima  Penghargaan Harmony Award 2022, yang diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI kepada penerimanya masing-masing.

Harmony Award, adalah penghargaan yang diberikan Kantor Kemenag kepada pihak-pihak yang dianggap berhasil melakukan harmonisasi kehidupan beragama.

Karena keberhasilan yang dilakukan para pimpinan daerah, tokoh agama maupun lembaga-lembaga keagamaan seperti FKUB, peran penyuluh agama, maupun pendidikan membawa keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua FKUB Kabupaten Klaten,  Provinsi Jawa Tengah, KH Syamsuddin Asyrofi  mengatakan, keberhasilan meraih Harmony Award bukanlah proses yang tiba-tiba.

Menurutnya, perlu proses yang cukup panjang untuk menghasilkan kehidupan bermasyarakat yang harmonis, sehingga prestasi ini, sangat membanggakan serta harus dipertahankan.

“Indonesia termasuk Kabupaten Klaten merupakan masyarakat yang dinamis dan apa yang telah dicapai harus dijaga, dirawat, dipelihara dan dikembangkan implementasi kehidupan beragama yang harmonis,”ungkap Syamsuddin.

Indonesia menurut Syamsuddin memiliki masyarakat yang beragam, karena itulah perlu disampaikan kepada anak didik, kepada masyarakat sebesar apapun perbedaan antara satu dengan yang lainnya, tidak bisa dijadikan alasan saling menafikan, menegasikan atau merendahkan satu sama lain.

“Kabupaten Klaten yang diapit dua kota budaya yakni Yogya dan Solo memang merupakan salah satu dari 34 wilayah di Jawa Tengah yang unik dan memiliki keberagaman budaya dan agama di masyarakat,” katanya.

Dikatakan juga, berkat peran Pemerintah Daerah, FKUB Kabupaten Klaten dan tokoh lintas agama, keharmonisan dalam kehidupan beragama, bermasyarakat dan bernegara dapat ditegakkan.

Ketua FKUB Kabupaten Klaten Syamsuddin Asyrofi kepada sejumlah awak media mengatakan, terbentuknya Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) di 26 Kecamatan dan PKUB di 401 Desa dan Kelurahan inilah yang menjadikan Klaten sebagai roll model dan sebagai  penerima Harmoni Award tahun 2022  dari Kementerian Agama RI.

“Pembentukan PKUB 401 Desa dan Kelurahan dengan jumlah pengurus mencapai 4. 544 orang inilah yang menjadikan FKUB Klaten sebagai   penerima Harmoni Award tahun 2022,” terang Syamsuddin Asyrofi.

( moch isnaini/ red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Hanya Karena Sekarung Pasir Yadek Menganiaya Tetangga Hingga Tewas
Next post Kunjungan Kerja FKUB Kotatib Jakarta Timur di FKUB Kabupaten Klaten