PPTQ Ibnu Abbas Klaten Wisuda 471 Santri, Diantaranya Raih Prestasi Tingkat Internasional

Rolasan.id Klaten. ~ Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Ibnu Abbas pada hari Selasa (16/6/2026) kembali menggelar rangkaian Haflah Takharruj wa Takrim dan Wisuda Sanad dan Tahfidz tahun 2026, kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Wongso Menggolo, Ngaran Mlese, Ceper, Klaten, Jateng ini mewisuda sebanyak 471 santri.
Hal ini dilaksanakan sebagai apresiasi atas capaian akademik, tahfidz dan pembinaan karakter para santri dan mahasantri, sedangkan rangkaian kegiatan ini sudah di mulai sejak 5 hingga 16 Juni 2026 dan terbagi dalam beberapa agenda berdasarkan jenjang pendidikan.
Menurut keterangan Sekertaris PPTQ Ibnu Abbas Klaten, Dr. Umar Faruq Abubakar, LC, M.H.I, mengatakan PPTQ Ibnu Abbas Klaten tahun ini sebanyak 471 santri dan mahasantri yang mengikuti prosesi Haflah dan wisuda.
“Kelulusan di lingkungan pesantren tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, akan tetapi juga ada aspek akhlaq dan tahfidz Al Qur’an, jadi standar kelulusan di PPTQ Ibnu Abbas itu ada tiga yakni akademik, akhlaq dan tahfidz, Alhamdulillah seluruh peserta ini telah menuntaskan seluruh kriteria tersebut,” kata Dr. Umar Faruq.
Dijelaskan sistem pendidikan di PPTQ Ibnu Abbas Klaten ini dirancang sedemikian rupa untuk mencetak generasi yang unggul secara intelektual yang sekaligus kuat akan nilai nilai Budi pekerti yang luhur, untuk itu para santri sejak masuk mulai dibiasakan menjalani rutinitas disiplin, mulai bangun tidur jam 3:00 WIB hingga tidur pukul 22:00 WIB.
Lebih lanjut dikatakan para santri setiap jam 3:00 WIB dibangunkan untuk persiapan sholat tahajud dilanjut sholat subuh setelah itu dilanjutkan doa Al Ma’tsurot kemudian hafalan Al-Quran setelah itu belajar mandiri sebelum memulai pembelajaran formal.
“Hasil dari pembinaan yang kami terapkan itu, para santri dapat dilihat dari berbagai prestasi yang diraih, baik itu di tingkat kabupaten, provinsi, nasional hingga internasional, bahkan PPTQ Ibnu Abbas tercatat sebagai sekolah dengan jumlah santri terbanyak yang diterima di perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) untuk tingkat SMA swasta di Jawa Tengah,” terangnya.
Selain itu, Dr. Umar Faruq mengatakan para santri juga di bekali hafalan Al-Quran, untuk jenjang SMP santri di wajibkan hafal minimal 6 juz, untuk jenjang SMA lebih tinggi lagi sementara untuk santri Mahad ‘Aly ditargetkan hafalan 30 juz serta mendapatkan sanad keilmuan.
Syarat untuk kelulusan di PPTQ Ibnu Abbas yakni standar hafalan yang telah ditetapkan, jika santri belum memenuhi standar tahfidz atau hafalan belum mendapatkan ijasah tahfidz hingga kewajibannya tersebut dipenuhi, tambahnya.
Dr. Umar Faruq berpesan kepada para santri agar terus menjaga hafalannya, teruslah berjuang meraih prestasi akademik setinggi mungkin dan jadilah pelopor kebaikan di mana saja mereka berada.
(fat)