SMK Muhammadiyah Delanggu Lepas 258 Siswa pada Akhirusanah Angkatan ke-31 tahun 2026

Delanggu, Klaten – SMK Muhammadiyah Delanggu menyelenggarakan prosesi pelepasan sekaligus penyerahan kembali 258 siswa kelas XII kepada orang tua/wali dalam acara Akhirusanah Angkatan ke-31 yang berlangsung penuh khidmat. Kegiatan ini mengangkat tema “Berkarya dengan Sepenuh Hati, Jiwa, dan Raga dalam Bingkai Akhlakul Karimah.”
Acara diawali dengan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi dari berbagai program keahlian. Di antara penerima apresiasi tersebut adalah Revana Zahra dari program Layanan Kesehatan, Nadya Putri dari Teknologi Farmasi yang meraih predikat juara umum dengan nilai rata-rata 88,8, serta Fatimah Dia dari program Bisnis Daring. Penghargaan diberikan oleh sejumlah tokoh yang hadir, mulai dari perwakilan Polsek Delanggu, Komite Sekolah, Pengawas SMK Wilayah 5 Jawa Tengah, hingga mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dari Bank Jateng.
Suasana haru terasa saat prosesi pengalungan samir berlangsung. Berbeda dari tradisi sebelumnya, kali ini pengalungan dilakukan langsung oleh orang tua/wali kepada putra-putrinya sebagai simbol kembalinya tanggung jawab pendidikan dari pihak sekolah kepada keluarga.
Kepala SMK Muhammadiyah Delanggu, Muslim Arrahman, S.T., menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan seluruh lulusan dalam menuntaskan proses pendidikan, mulai dari kegiatan akademik, praktik kerja lapangan, hingga uji kompetensi. Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian lulusan telah memiliki sertifikat kompetensi standar industri dan bahkan telah diterima bekerja sebelum prosesi wisuda dilaksanakan.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan kesiapan lulusan untuk bersaing di dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun merintis usaha dengan bekal karakter kuat, kompetensi, serta kemampuan beradaptasi yang baik.
“Kami merasa sangat bangga atas capaian 258 lulusan SMK Muhammadiyah Delanggu tahun ini. Seluruh siswa telah menuntaskan kewajiban akademik, praktik kerja lapangan, hingga uji kompetensi dengan baik. Bahkan, sebagian dari mereka telah mengantongi sertifikat kompetensi standar industri dan dipercaya oleh perusahaan untuk direkrut sebelum prosesi wisuda dilaksanakan. Hal ini menjadi bukti bahwa lulusan SMK Muhammadiyah Delanggu siap bersaing, siap bekerja, melanjutkan studi, maupun berwirausaha dengan bekal karakter, kompetensi, dan kemampuan adaptasi yang kuat.” Ujar Kepala SMK Muhammadiyah Delanggu, Muslim Arrahman, S.T.
Dalam sambutannya, kepala sekolah juga menitipkan tiga pilar utama bagi para alumni, yaitu karakter berlandaskan akhlakul karimah, penguasaan kompetensi, serta kemampuan literasi dan adaptasi. Ia menekankan konsep BMW bagi lulusan SMK, yakni bekerja dengan integritas, melanjutkan pendidikan dengan prestasi, serta berwirausaha dengan kejujuran dan disiplin.
Pesan senada disampaikan Kapolsek Delanggu, Jaka Waluya, yang mewakili Forkopimcam. Ia mengingatkan para lulusan untuk memanfaatkan teknologi secara bijak serta menjauhi berbagai bentuk pergaulan negatif, seperti narkoba, tawuran, dan judi online.
Tausiah turut disampaikan oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Klaten, Yusuf Kusmanto. Ia menekankan pentingnya mengamalkan Islam secara kaffah serta berdakwah melalui keteladanan dan tindakan nyata. Ia juga mengapresiasi langkah sekolah dalam menargetkan peningkatan akreditasi menjadi “A” dan pengembangan menuju sekolah bertaraf nasional hingga internasional.
Kemeriahan acara semakin terasa melalui penampilan siswa, di antaranya persembahan lagu “Bunda” dan “Ayah” oleh Ananda Salsabila Zahra dari kelas X Akuntansi serta demonstrasi “Senam Otak” dari siswa jurusan Layanan Kesehatan.
Acara ditutup dengan kebersamaan seluruh hadirin yang berdiri dan menyanyikan lagu “Kemesraan” sebelum diakhiri dengan bacaan hamdalah. Dalam kesempatan tersebut, SMK Muhammadiyah Delanggu juga menyampaikan bahwa sekolah kembali dipercaya menjadi mitra Dinas Provinsi Jawa Tengah untuk tahun ajaran 2026/2027.
(Reportase: Mas Imin)
