Berita Terkini

PKKMB Unwidha Klaten Resmi Ditutup, Warek III: Jaga Adab, Jangan Tinggalkan Karakter

Rolasan.id Klaten. ~ Pada hari Jumat (19/9/2025) kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKBM) Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten tahun akademik 2025-2026 resmi ditutup, kegiatan tersebut dilaksanakan di lapangan bola voly kampus setempat yang di ikuti kurang lebih 415 mahasiswa baru dari 20 program studi

Penutupan PKKMB berlangsung meriah namun khidmat, guna memeriahkan acara tersebut dipentaskan pentas musik dan pembagian hadiah bagi peserta PKKMB baik itu katagori kelompok maupun individu, perlombaan tersebut dilaksanakan selama rangkaian kegiatan PKKMB berlangsung

Kepada beberapa awak media Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unwidha Klaten, Daru Pratomo mengatakan bahwa PKKMB salah satu sarana penting bagi mahasiswa baru dalam mengenal lingkungan kampus dan untuk mempersiapkan diri menghadapi dinamika dunia pendidikan tinggi

Dijelaskan PKKMB merupakan awal dari pembekalan materi bagi mahasiswa baru, karena dinamika yang akan dihadapi jauh berbeda dengan sebelumnya, untuk itu diperlukan bekal terkait dengan apa yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi masa depan, termasuk menghadapi dirupsi serta dinamika yang terus berkembang

Menurutnya menjadi mahasiswa harus dapat menjaga adab dan karakter, seperti yang telah dipesankan Bupati Klaten beberapa waktu lalu saat memberikan kuliah umum. “Jangan tinggalkan adab, jangan tinggalkan karakter, berpikirlah global, tetapi tetap beraksi untuk lingkungan sekitar”

“Unwidha tidak hanya membekali mahasiswa secara akademis, namun Unwidha juga mengarahkan mereka agar menjadi pribadi yang peka terhadap isu lingkungan dan sosial, seperti kegiatan penghijauan, memberikan literasi bahasa Indonesia dan yang lainnya,” terang Daru

Lebih lanjut Daru menerangkan dalam kegiatan PKKMB langsung memberikan contoh nyata bukan hanya sekedar simbolis saja, misalnya mahasiswa melakukan tanam pohon atau penghijauan ini merupakan pembelajaran yang nyata, dengan melihat kondisi iklim saat ini mereka diajarkan peka terhadap lingkungan, dengan kondisi iklim yang tak menentu ini harus kembali lagi ke alam, menanam adalah salah satu cara untuk mengingatkan mereka bahwa krisis pangan dan lingkungan harus diantisipasi sejak dini

“Diharapkan mereka para mahasiswa dalam empat tahun ke depan mampu berkontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat dengan memadukan ilmu yang didapat dari kampus dengan kecerdasan intelektual, etika dan kepedulian terhadap lingkungan,” harapnya
(fat)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button