Berita Terkini

40 Tim Ikuti Klaten Safety Fire Challenge, Satpol PP: Wujudkan Warga Tanggap Darurat Kebakaran

Rolasan.id Klaten – Sebanyak 40 tim mengikuti Klaten Safety Fire Challenge yang digelar Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Satpol PP dan Damkar. Kegiatan ini berlangsung di Alun-alun Klaten, Selasa (11/8/2026).

Lomba ketangkasan pemadaman ini menjadi agenda rutin tahunan Pemkab Klaten untuk menguji kesiapsiagaan tim pemadam kebakaran dari berbagai instansi dan relawan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten Joko Hendrawan menjelaskan, tahun ini peserta Safety Fire Challenge diikuti 40 tim.

“Peserta berasal dari perusahaan dan rumah sakit sebanyak 16 tim, dan dari relawan kecamatan ada 24 tim,” kata Joko Hendrawan.

Ia menyebut beberapa relawan kecamatan tidak bisa hadir karena ada kesibukan lain. Meski begitu, antusiasme peserta yang hadir tetap tinggi.

Menurut Joko, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan ketangkasan dan ketepatan tim dalam menangani kebakaran di wilayah Kabupaten Klaten.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan ketangkasan, ketepatan dalam rangka pengamanan kebakaran. Baik untuk relawan di kecamatan maupun tim tanggap darurat di rumah sakit, gedung perkantoran pemerintah maupun swasta,” jelasnya.

Dalam lomba, peserta diuji dalam berbagai simulasi, mulai dari teknik pemadaman api, penggunaan APAR, hingga evakuasi korban. Penilaian tidak hanya pada kecepatan, tetapi juga prosedur keselamatan dan kerja sama tim.

Menyinggung maraknya kejadian kebakaran akhir-akhir ini, Joko Hendrawan mengatakan pihaknya telah melakukan mitigasi bersama masyarakat.

“Kami sudah melakukan mitigasi dengan masyarakat. Ada larangan membakar sampah sembarangan ataupun membakar lahan kosong. Jika memang harus dilakukan, wajib diawasi agar api tidak menjalar dan menyebabkan kebakaran,” ujarnya.

Selain itu, Satpol PP dan Damkar juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah tangga.

“Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada. Seperti mematikan kompor setelah selesai memasak, dan dalam pemasangan instalasi listrik di rumah agar menggunakan kabel yang standar SNI,” himbaunya.

Joko berharap melalui Safety Fire Challenge ini akan lahir tim-tim yang semakin profesional dan siap siaga. Sehingga ketika terjadi kebakaran, penanganan bisa cepat, tepat, dan meminimalkan kerugian.
(fat)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button