Sosialisasi Perda No 4 Tahun 2021, Anton Lami Legislator Jateng Sampaikan Point’ Pentingnya

Rolasan.id Klaten. ~ Pemuda merupakan generasi pemilik masa depan, untuk itu perlu disiapkan dalam mengemban tugas tugas yang akan diembannya atau memimpin di kemudian hari, dan juga perlu dibekali untuk menghadapi tantangan tantangan yang semakin besar.

Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Golkar, Anton Lami Suhadi saat menyampaikan sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Pengembangan Pemuda di gedung pertemuan Desa Kwaren, Kecamatan Ngawen, Klaten, Jateng, Jumat (9/6/2023) malam.

Dirinya menjelaskan bahwa pemuda betul betul harus dipersiapkan, karena merekalah yang akan mengemban tugas dimasa yang akan datang, serta mereka harus dibekali ilmu ilmu untuk menghadapi tantangan baik secara global maupun nasional.

“Untuk itu semua pemuda harus inovatif, kreatif guna menyongsong tantangan ke depan, dimana ilmu pengetahuan dan teknologi harus dikuasi, karena tantangan dan persaingan kedepan semakin ketat, serta harus mengetahui bahaya yang menjadi ancaman generasi muda seperti narkoba, intoleran dan radikal, semua itu yang bisa merusak tatanan kesatuan.” Kata Anton Lami Suhadi

Menurutnya intoleran harus dihilangkan atau dibatasi sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara itu adem ayem ayem atau damai, sedangkan faham radikal, faham ini akan membuat antara warga negara bisa gaduh, karena merasa kelompoknya yang benar sendiri sedang kelompok yang lain salah.

“Jika sudah mengetahui akan hal itu diharapkan tidak ada lagi yang membedakan baik itu ras, suku, agama dan golongan, hal ini akan kita tekankan terhadap generasi muda agar mengerti.” Ujarnya

Selain dari itu pemuda juga harus faham terhadap empat pilar kebangsaan, dirinya menyebutkan dengan PBNU yakni Pancasila sebagai falsafah, idiologi dan payung agung bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, mau tidak mau kita itu beda, tapi bagaimana kita mempersatukan beribu ribu pulau punya latar yang berbeda, NKRI dengan pulau yang banyak menjadi satu kesatuan, bukan pemisah tapi itu perekat, dan yang terakhir UUD 45 semua aturan harus diperhatikan, dan ini kita pesankan kepada pemuda agar tidak terjerumus pada hal yang tidak diinginkan.
( adam)















Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post IPHI Kalikotes Berangkatkan Calon Jamaah Haji, Salah Satu Jamaah Berusia 93 Tahun
Next post Lepas 160 Kg Ikan Untuk Pancingan Gratis Saat Reses Dari Fraksi PKS