DSH Klaten Luncurkan Program “Bunda Harapan”, Berdayakan Single Parent Lewat Pelatihan Kue

Rolasan.id Klaten – Yayasan Dompet Sejuta Harapan DSH Klaten meluncurkan program “Bunda Harapan” pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung TPA Baitul Maqdis, Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara.
Program ini ditujukan untuk memberdayakan ibu-ibu single parent yang berjuang menghidupi keluarga.
Direktur DSH Klaten Bintoro Galih Wicaksono mengatakan program Bunda Harapan selama ini telah berjalan membantu anak-anak dari para ibu tersebut. Kini sasarannya diperluas untuk pemberdayaan para ibunya.
“Hari ini launching program Bunda Harapan. Sasarannya adalah ibu single parent yang berjuang menghidupi keluarga,” kata Bintoro.
“Program Bunda Harapan ini konsepnya adalah pemberdayaan ekonomi. Selain launching, hari ini juga sekaligus pelatihan,” lanjutnya.
Pelatihan tahap awal yang diberikan berupa cara membuat kue seperti donat dan kue kering. Bintoro menegaskan pelatihan tidak hanya dilakukan sekali. Ke depan akan ada pelatihan lanjutan hingga para peserta benar-benar bisa mandiri.

Tidak hanya pelatihan, DSH Klaten juga menyiapkan rencana pemberian modal dan peralatan usaha bagi peserta yang sudah mahir.
“Setelah mereka mahir membuat roti baik basah maupun kering, DSH akan memberikan modal dan perlengkapan pembuatan kue,” jelas Bintoro.
Program ini akan melalui proses seleksi. “Program yang kami luncurkan ini betul-betul akan melalui seleksi. Siapa saja yang benar-benar serius untuk membidangi usaha ini,” tegasnya.
Untuk membimbing para Bunda Harapan, DSH mengundang pengusaha dan praktisi di bidang kuliner. Jenis usaha yang diajarkan dirancang sebagai home industry yang tidak membutuhkan peralatan rumit.
“Dengan menggunakan perlengkapan rumah tangga saja sudah bisa beroperasi. Dengan begitu bisa meningkatkan taraf hidup,” kata Bintoro.
Launching program Bunda Harapan dan pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta. Jumlah yang tidak banyak ini sengaja dipilih agar DSH bisa mendampingi dan memotivasi secara intensif.
“Melalui program ini kami berharap, karena mobilitas seorang ibu apalagi single parent tanpa suami, pelatihan ini bisa menjadi pekerjaan tetap dan pekerjaan sampingan yang produktif,” harap Bintoro.
DSH Klaten berharap program Bunda Harapan dapat menjadi solusi ekonomi bagi ibu-ibu pejuang keluarga, sekaligus mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Klaten.
(fat)