Berita Terkini

Optimalkan Dan Manfaatkan Dana DBHCHT, Kadarwati Dukung Kesejahteraan Petani Tembakau

Rolasan.id Klaten. ~ Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDIP, Kadarwati pada hari Rabu (8/4/2026) menggelar acara Halal Bihalal dan Forum Peningkatan Kualitas Kebijakan melalui media tradisional campursari bersama petani tembakau di wilayah Klaten, kegiatan tersebut berlangsung di gedung serbaguna Desa Jatipuro, Trucuk, Klaten, Jateng.

Pada acara tersebut di hadiri oleh Sekertaris DPD Asosiasi Petani Tembako Indonesia (APTI) Jawa Tengah, Teguh Sambodo dan pengurus APTI Kabupaten Klaten dan petani tembakau Klaten.

Dalam sambutannya, Teguh Sambodo menyampaikan memasuki awal musim tanam yang dimungkinkan pada bulan Maret-April 2026, para petani tembakau berharap pemerintah memberikan perlindungan terkait regulasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ( DBHCHT), agar dalam menyusun kebijakan melibatkan perwakilan petani.

“Saat ini para petani tembakau sudah dipihaki dengan regulasi DBHCHT seperti pupuk bersubsidi, alsintan yang memudahkan para petani atau mempercepat lahan yang akan ditanami tembakau, namun pemerintah dalam menyusun kebijakan belum melibatkan petani tembakau untuk menjadi wakil,” katanya

Dijelaskan terkait dengan adanya kelurahan dari petani tembakau yang tidak terserap, DPD APTI Jawa Tengah akan menyampaikan hal tersebut kepada Pemprov Jateng, selain itu APTI juga menghimbau agar petani tembakau untuk bermitra dengan produsen saat mulai musim tanam sehingga bila panen hasilnya dapat terserap di pabrikan.

Senada dengan Sekertaris DPD APTI, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari dapil tujuh, Kadarwati mengatakan bahwa dana yang berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau masih belum optimal dalam mendukung kesejahteraan petani tembakau.

“Memang para petani tembakau sudah terpihaki DBHCHT namun begitu masih belum optimal, kebutuhan petani yang mencakup seluruh rantai produksi mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan hingga pemasaran hasil panen membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” ujar Kadarwati

Diharapkan pemanfaatan dana yang berasal dari DBHCHT juga difokuskan pada pembangunan infrastruktur pengairan selain itu juga pengadaan alat pertanian yang efisien.

“Hal ini sangat penting dilakukan selain melancarkan arus air untuk pengecoran sawah, juga dapat menekan biaya produksi, apalagi saat ini ada keterbatasan akan bahan bakar minyak,” jelas Kadarwati
(fat)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button