Perpadi Siap Sukseskan Program Pemerintah Swa Sembada Pangan
Rolasan.id Klaten. ~ Rencana pada tanggal 16-17 Januari 2025 Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras ( Perpadi) akan melaksanakan Musyawarah Nasional ( Munas) di Surakarta, Jawa Tengah, kegiatan Munas ini merupakan agenda rutin setiap lima tahun sekali, pada kesempatan tersebut akan membahas program kerja antara lain dalam rangka mendukung serta ikut mensukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yakni program swa sembada pangan, selain itu juga akan mengagendakan pembentukan pengurus DPP Perpadi lima tahun kedepan
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPP Perpadi, Riyanto Joko kepada beberapa media di kantornya usai mengikuti rapat melalui zoom Kamis (9/1/2025)
Menurutnya bahwa anggota Perpadi mencapai ratusan ribu ini akan siap mensukseskan program pemerintah dibidang sws sembada pangan, oleh Presiden Prabowo Subianto ditargetkan akan bisa dicapai paling lambat pada tahun 2027 mendatang
Dijelaskan Presiden Prabowo Subianto memberi target produksi pangan minimal tiga juta ton pertahun, dengan program pencetakan ribuan hektar lahan sawah baru dibeberapa daerah antara lain di Kalimantan, Sulawesi dan Papua dengan program itu target produksi pangan tersebut akan bisa dicapai, hal tersebut dilakukan karena untuk menutup lahan persawahan yang ada di Jawa yang semakin berkurang dari tahun ke tahun
“Selain dengan program swa sembada pangan, di dalam Munas Perpadi besuk juga akan ada tanda tangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Perum Bulog dengan para mitra terkait pengadaan beras nasional, dimana Perum Bulog akan menampung padi hasil panen petani, baik secara langsung melalui Gapoktan maupun melalui mitra,” jelasnya
Dirinya menambahkan Perum Bulog akan membeli langsung dari Gapoktan dalam bentuk gabah sedangkan dari para mitra dalam bentuk beras
“Nanti dalam Munas juga akan dilakukan peluncuran program pemberian KUR dari Bank pemerintah dengan bunga yang sangat rendah yakni 3% pertahunnya bagi anggota Perpadi guna revitalisasi atau modernisasi mesin penggilingan padi,” pungkasnya
(fat)
