Rolasan.id Klaten. ~ Sejak dinyatakan lolos mengikuti Pemilu tahun 2024 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat Kabupaten Klaten gelar konsolidasi yang dikemas dengan pengajian, bertempat di salah satu rumah makan di Nyi Ageng Rakit Rowo Jombor Desa Krakitan, Kec. Bayat, Kab. Klaten, Jateng pada hari Ahad (22/1/2023) siang.

Konsolidasi tersebut bertujuan untuk menguatkan hubungan antar kader dan simpatisan, selain itu juga membahas terkait dengan kesertaan Partai Ummat pada Pemilu tahun 2024 dalam hal ini tentang penjaringan bakal calon anggota legislatif dari Partai Ummat yang saat ini masih membuka pendaftaran bagi warga masyarakat.

Dalam keterangannya Ketua DPD Partai Ummat Kabupaten Klaten, Agung Rahardjo kepada beberapa media menerangkan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap “selapanan” atau 35 hari sekali, yaitu pengajian yang salah satunya adalah konsolidasi.

“Pengajian ini dilakukan dengan tempat yang bergiliran dari satu wilayah kecamatan ke kecamatan lain di dalam wilayah kabupaten Klaten, ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi antara pengurus dengan anggota dari seluruh wilayah kabupaten Klaten tentunya juga untuk konsolidasi partai. Dan pengajian ini diisi dengan “tausyiah politik” oleh Ustadz H. Miswanto dari Bayat.” Terang Agung Raharjo.

Terkait persiapan pendaftaran bakal calon anggota legislatif, DPD Partai Ummat Kabupaten Klaten sudah mulai membuka pendaftaran di kantor DPD Partai Ummat Kabupaten Klaten,  Kampung Sidowayah Klaten.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Ummat Kabupaten Klaten, Suroso menjelaskan, pada Pemilu tahun 2024 besok DPD Partai Ummat Kabupaten Klaten mentargetkan untuk dapat memiliki wakil rakyat paling tidak dapat fraksi sendiri atau paling sedikit lima orang  anggota partai Ummat terpilih dan duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Klaten.

“Melihat antusiasme warga dan beberapa tokoh masyarakat di Klaten yang mendukung keberadaan Partai Ummat di Klaten, kita optimis pada pemilu tahun 2024, target punya fraksi sendiri atau masing masing dapil mendapatkan satu kursi wakil di DPRD Kabupaten Klaten, sedangkan untuk masing masing dapil minimal Kita pasang sembilan orang dan 30% nya dari calon perempuan.” Ungkap Suroso
( fat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *