Berita Terkini

Paguyuban Nasabah PD BKK Klaten Gelar Aksi Damai, Tuntut Uang Kembali Secara Utuh

Rolasan.id Klaten. ~ Ratusan warga Klaten yang tergabung dalam Paguyuban Nasabah BKK pada hari Kamis (23/4/2026) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Klaten melakukan aksi damai dalam rangka menuntut pengembalian uang yang disimpan di PD BKK Klaten.

Mereka para nasabah PD BKK telah menempuh berbagai cara agar mendapatkan kembali uang yang mereka simpan, namun hasilnya nihil, dengan didampingi oleh Ikatan Alumni Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia ( Ika PMII) pernah melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Klaten, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hingga audiensi dengan anggota Komisi XI DPR RI, namun belum juga membuahkan hasil bagaimana untuk dapat uang yang disimpan di PD BKK dapat kembali.

Dari pantauan media rolasan.id dilapangan dalam aksi damai tersebut diwarnai para aksi membawa atau mengusung peti mati sebagai simbol matinya keadilan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka menekan Pemerintah Kabupaten Klaten agar berusaha ada pergerakan atau usaha yang dilakukan mencari solusi agar uang mereka kembali secara utuh tanpa dipotong sedikitpun.

Menurut keterangan Ketua Paguyuban Nasabah PD BKK Klaten, Purwanto mengatakan bahwa aksi damai yang dilakukan ini dalam rangka menuntut uang yang di simpan di PD BKK dapat segera di keambaiikan sepenuhnya tanpa dikurangi sepeserpun.

“Aksi ini kami menuntut kepada PD BKK Klaten agar segera mengembalikan uang kami secara utuh tidak boleh kurang sedikit saja, karena ini adalah uang uang kami,” kata Purwanto

Ditempat yang sama Ketua IKA PMII Kabupaten Klaten, M. Nuryadin Edi Purnomo yang senantiasa mendampingi nasabah PD BKK dengan berbagai upaya dalam mendapatkan uangnya kembali mengatakan aksi damai ini dilaksanakan karena beberapa langkah sudah ditempuh namun hasilnya belum atau tidak ada jawaban mengenai persoalan yang ini, maka langkah selanjutnya akan berkomunikasi dengan Komisi III DPR RI.

“Hal ini akan kami bawa ke skala nasional, karena terkait PD BKK Klaten ini dari Rp 150 milyar kerugian akibat ditutupnya PD BKK tersebut, yang Rp 52 milyar merupakan uang para nasabah, sedang yang Rp 100 milyar adalah uang penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Klaten dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang berasal dari hasil uang hasil pajak rakyat, selain itu kami juga akan menyurati kepada Presiden RI Prabowo Subianto terkait masalah ini,” jelas Nuryanto

Sebagai informasi bahwa jalannya aksi damai oleh Paguyuban Nasabah PD BKK Klaten pada hari ini berjalan aman dan tertib dengan penjagaan ketat oleh aparat Kepolisian bersama dengan Satpol PP dan Damkar dan instansi terkait.
(fat)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button