PKM BEM Desa Layak Bahasa Indonesia Di Belangwetan Selesai, Pendampingan Akan Terus Dilaksanakan
Rolasan.id Klaten. ~ Rangkaian kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Widya Dharma di Desa Belangwetan, Klaten Utara, Klaten, Jateng dengan dukungan pendanaan dari Kemendiktisaintek telah resmi selesai dilaksanakan ditandai dengan penyerahan hasil dari program Desa Layak Bahasa Indonesia Belangwetan yang telah dilaksanakan. Pelaksanaan penyerahan hasil tersebut berlangsung di aula kantor desa Belangwetan Selasa (16/12/2025)
Kepada media Ketua Tim PKM-BEM Unwidha Klaten, Prof. Esti Ismawati mengatakan kegiatan ini penyerahan hasil PKM yang diserahkan yaitu sarana prasarana untuk kelanjutan Desa Layak Bahasa Indonesia Belangwetan
Diketahui Desa Layak Bahasa Indonesia adalah desa yang mengintegrasikan penggunaan bahasa Indonesia disektor publik maupun disektor domestik. Penggunaan bahasa Indonesia disektor publik seperti di pemerintahan, lembaga pendidikan, lembaga sosial, kebudayaan dan lainnya
“Hasil PKM yang kami serahkan yang pertama vidiotron yang kegunaannya untuk menayangkan potensi desa, juga kedepan bisa di gunakan untuk iklan UMKM desa Belangwetan dan sekitarnya yang awalnya bisa digratiskan terlebih dahulu, karena vidiotron itu juga perlu ada biaya perawatan jadi bagi yang mau mengiklankan usahanya bisa diminta biaya administrasi,” kata Prof. Esti
Lebih lanjut Prof. Esti mengatakan untuk berikutnya yang diserahkan kepada Pemerintah Desa Belangwetan yakni, Kamus Interaktif Belangwetan, Paten Gergaji Ukir Belangwetan, HKI, Papan nama Selamat Datang Desa Layak Bahasa Indonesia Belangwetan, Jurnal Sinta Belangwetan, vidio dan artikel online. Ini semua dalam rangka memanfaatkan dana yang diberikan oleh Direktorat Penelitian kepada Masyarakat Dikti Saintek tahun anggaran 2025 dan secara obyektif manfaatnya dirasakan oleh masyarakat desa Belangwetan
Disinggung terkait apa perlu adanya Perdes dan pendampingan, Prof Esti mengatakan ini dari Pemerintah Desa Belangwetan telah berencana untuk pembuatan Perdes tersebut, agar nantinya pemimpin yang menggantikan bisa melanjutkan program ini, sedangkan pendampingan itu wajib baik secara langsung maupun tidak langsung
Sementara Kepala Desa Belangwetan, Drs Hartono menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat berdampak positif bagi warga masyarakat, mereka mendapatkan banyak pelajaran. “Kegiatan ini sangat berdampak positif dan banyak manfaat bagi warga masyarakat desa Belangwetan,” kata Drs Hartono
(fat)





