Misi Kemanusiaan, Yayasan DSH Klaten Kirimkan Relawan Dan Logistik Di Sumatra Terdampak Banjir
Rolasan.id Klaten. ~ Yayasan Dompet Sejuta Harapan ( DSH) bersama beberapa yayasan sosial yang tergabung dalam “Klaten For Sumatera” pada hari Sabtu (13/12/2025) mengirimkan lima personil untuk diberangkatkan misi kemanusiaan membantu korban bencana banjir di Sumatra dan Aceh
Eleman masyarakat Klaten atau Klaten For Sumatra yang telah berkolaborasi dengan Yayasan Dompet Sejuta Harapan antara lain Rumah Pemberdayaan Ummat, YASR Peduli, Guru Ngaji Berdaya, YASPIM Darussalam, Prozis dan sekolah atau majelis taklim yang ada di Kabupaten Klaten, mereka bergabung dalam membantu misi kemanusiaan yaitu membantu saudara yang sedang mendapat musibah bencana banjir
Hal ini disampaikan oleh Direktur Yayasan DSH Klaten, Bintoro Galih Wicaksono kepada beberapa media setelah pelepasan atau pemberangkatan relawan Klaten For Sumatra di halaman Kantor Sekretariat DSH Klaten
“Kami minta doa dan dukungannya kepada masyarakat Klaten agar relawan yang kami kirim mendapat perlindungan dari Alloh SWT, diberi kekuatan dan kami berharap bantuan dari Klaten ini dapat meringankan beban saudara saudara kita yang saat ini sedang mengalami musibah bencana banjir baik yang berada di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh,” jelas Bintoro
Dijelaskan relawan DSH Klaten yang diberangkatkan ke lokasi bencana kurang lebih dua pekan diharapkan ada posko untuk tempat penyaluran bantuan baik itu logistik maupun trauma healing terhadap mereka yang terdampak dari bencana banjir, selain itu ada dapur umum dan akan membantu dari sisi kesehatan untuk mobilitas para korban yang membutuhkan ambulance
“Tentunya nanti disana relawan kami untuk berkolaborasi atau kerja sama dengan lembaga kemanusiaan yang ada disana, tetap berkoordinasi dengan BNPB dan forum forum zakat wilayah sekitar, semoga apa yang kami lakukan menjadi bagian untuk meringankan beban saudara kita yang terdampak musibah tersebut,” ungkapnya
Sementara itu Korlap Relawan Klaten For Sumatra, Sugiyono mengatakan perjalanan yang akan ditempuh dari Klaten menuju lokasi bencana antara 3 sampai 4 hari tujuan pertama di Sumatera Barat lalu ke Sumatra Utara jika masih memungkinkan di lanjut ke Aceh
“Fokus kami nanti disana akan melakukan trauma healing pada dari anak hingga orang tua yang terkena dampak banjir itu, juga akan melakukan pembersihan di fasilitas umum seperti masjid ataupun musholla sehingga nanti bisa aktifitas beribadah bisa berjalan dengan nyaman lagi,” ujar Sugiyono
(fat)

