Berita Terkini

Lolos Tahap Awal King Hamad Award Bahrain Berhadiah US$ 1 Juta, H. Moch. Isnaeni Optimis Tembus Babak Akhir

Rolasan.id Klaten — H. Moch. Isnaeni, wartawan Joglopos dan Sekretaris FKUB Kabupaten Klaten, telah menyiapkan dokumen-dokumen penting setelah dinyatakan lolos tahap awal dalam kompetisi King Hamad Award for Coexistence and Tolerance Bahrain 2025-2026.

Hal ini dilakukan karena tahap berikutnya akan dilakukan penilaian atau asesmen oleh Dewan Juri penyelenggara kompetisi internasional tersebut.

Menurut H. Moch. Isnaeni, dokumen yang telah disiapkan menjadi syarat utama untuk diverifikasi oleh Dewan Juri sebelum masuk ke tahap penilaian substansi.

Pihaknya sangat optimis dalam kompetisi yang menyediakan hadiah US$ 1 juta atau setara Rp16,5 miliar lebih ini, meskipun pesaingnya adalah para profesor tingkat dunia.

“Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Klaten agar dimampukan oleh Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa untuk dapat menjalani proses-proses berikutnya dan berhasil masuk babak akhir serta meraih kemenangan,” kata Moch. Isnaeni di Klaten, Minggu (1/11/2026).

Dengan optimisme ini, Moch. Isnaeni dan FKUB Kabupaten Klaten berharap dapat mengharumkan nama Klaten di kancah internasional dan menjadi bukti nyata keberhasilan merawat kerukunan umat beragama di tingkat kabupaten, bukan sekadar wacana, tetapi telah dipraktikkan para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat di Klaten.

Ketua FKUB Kabupaten Klaten, KH. Syamsuddin Asyrofi, juga menyatakan optimismenya bisa lolos sampai babak akhir penentuan.

Secara kelembagaan, FKUB Kabupaten Klaten juga telah dinyatakan lolos tahap awal dalam kompetisi internasional King Hamad Award for Coexistence and Tolerance 2025-2026 Bahrain kategori institusi.

Sementara H. Moch. Isnaeni dinyatakan lolos untuk kategori individu atau perorangan terkait peran media dalam menguatkan kerukunan dan toleransi di masyarakat.

Keberhasilan lolos tahap awal ini menjadi bukti bahwa pengalaman merawat kerukunan dan toleransi yang dikembangkan FKUB Kabupaten Klaten bersama PKUB Desa/Kelurahan se-Kabupaten Klaten mendapat pengakuan di tingkat internasional.

Optimisme ini semakin menguatkan langkah FKUB Kabupaten Klaten untuk terus menunjukkan praktik baik kerukunan kepada dunia yang diinisiasi dari setiap desa/kelurahan dengan melibatkan peran tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat.

“Kerukunan dan toleransi dari desa untuk dunia,” kata Syamsuddin Asyrofi.
(moch isnaini/ red)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button