300 Atlet Ikuti Kejurwil FORKI Solo Raya Piala Dandim 0723/Klaten

Rolasan.id Klaten – Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) FORKI Solo Raya Piala Dandim 0723/Klaten resmi dibuka di GOR Gelarsena, Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Minggu (27/9/2026).
Kejuaraan yang dimulai pukul 08.05 WIB ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro Tahun 2026. Ajang ini diikuti sekitar 300 atlet karate dari wilayah Solo Raya.
Pembukaan dihadiri Ketua FORKI Kabupaten Klaten H. Partono, Staf Ahli Bupati Klaten Sutopo, Danramil 01/Kota Kapten Cba Budiyono, Pj. Pasi Pers Kodim 0723/Klaten Kapten Cpl Rudi Saputra, Dantim Intel Kodim 0723/Klaten Lettu Cba Ariztiyana Ika Purwadita, jajaran Danramil, serta perwakilan Polresta Klaten Iptu Badi.
Rangkaian pembukaan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars FORKI, dilanjutkan laporan ketua panitia, pembacaan Janji Atlet dan Janji Juri, serta sambutan Dandim 0723/Klaten yang dibacakan Kapten Cba Budiyono.
Dalam sambutannya, Dandim 0723/Klaten menyampaikan apresiasi kepada FORKI Klaten dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kejuaraan. Menurutnya, karate tidak hanya mengajarkan teknik dan fisik, tetapi juga membentuk disiplin, kerja keras, keberanian, dan sportivitas.
“Kejuaraan Karate Dandim Cup ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan prestasi olahraga karate, menumbuhkan semangat sportivitas dan persaudaraan antar atlet, serta membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa ksatria,” tulis Dandim dalam sambutan tersebut.
Kejuaraan ini diharapkan mampu menjaring bibit atlet karate berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Klaten di tingkat yang lebih tinggi.
Dandim juga berpesan agar seluruh peserta bertanding dengan semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas serta menghormati keputusan wasit dan juri.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas. Tunjukkan kemampuan terbaik yang telah kalian latih selama ini, namun jangan pernah mengabaikan nilai-nilai kehormatan dan rasa hormat kepada lawan,” pesannya.
Kepada panitia dan perangkat pertandingan, Dandim meminta untuk mengedepankan profesionalisme, objektivitas, dan keadilan, serta mengutamakan keamanan dan keselamatan peserta agar kejuaraan berjalan tertib, aman, dan kondusif.
(ist/red)