SMPN 1 Kalikotes Gelar Festival Permainan Tradisional, Ajak Siswa Kembali ke “Jaman Dulu”

Rolasan.id Klaten – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten dan melestarikan budaya, SMP Negeri 1 Kalikotes menggelar Festival Permainan Tradisional. Kegiatan bertema “Lestarikan Tradisi, Bangun Generasi Berkarakter dan Berprestasi” itu dilaksanakan di halaman sekolah, Selasa (28/7/2026).
Kepala SMPN 1 Kalikotes Anik Ariastuti, S.Pd., M.Pd., mengatakan tema Hari Jadi Klaten “Sahita Hamemayu Raharja” selaras dengan program sekolah Peci Baja Romo, yaitu pembiasaan berbahasa Jawa kromo.
“Sebelum kegiatan, kami menggelar upacara 100 persen menggunakan bahasa Jawa. Ini pembelajaran bagi anak untuk mengaplikasikan bahasa Jawa dalam kegiatan sehari-hari. Dilanjutkan dengan Festival Permainan Tradisional,” kata Anik.
Menurutnya, permainan tradisional saat ini hampir terlupakan. Generasi Alfa sudah akrab dengan gawai dan jarang peduli lingkungan karena asyik dengan permainan di gadget.
“Kami berupaya mengembalikan anak ke jaman tempo dulu. Waktu itu orang tidak tergantung gadget. Permainan ini lebih menghibur sekaligus menyehatkan,” jelasnya.
Dalam festival ini terdapat enam jenis permainan tradisional. Tiga di antaranya dilombakan, yakni engklek, egrang, dan gasing. Sementara tiga lainnya dimainkan di kelas, yaitu cublak-cublak suweng, dakon, dan bekelan.
Anik menambahkan, di balik permainan tradisional terkandung filosofi kebersamaan, saling mendukung, rasa bahagia, dan tidak ada individualisme.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Ginanjar Muktiharja, S.Pd., S.I.Kom., menyoroti permainan egrang yang sudah banyak ditinggalkan.
“Anak-anak sekarang banyak yang tidak tahu egrang. Padahal permainan ini punya banyak sisi positif, salah satunya melatih keseimbangan dan berguna untuk pertumbuhan tubuh,” ujarnya.
Melalui festival ini, SMPN 1 Kalikotes berharap siswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, cinta budaya, dan jiwa gotong royong.
(fat)