Merasa Kecewa, Pemilik Bengkel Kiat Motor Klaten Copot Semua Foto Jokowi

Rolasan.id Klaten. ~ Merasa kecewa, merasa diingkari, pada hari Senin (8/6/2026) H. Sukiyat pemilik bengkel Kiat Motor Klaten menurunkan seluruh foto yang ada gambar Joko Widodo di rumah maupun dibengkel miliknya. Hal ini dilakukan oleh H. Sukiyat setelah menilai kinerja Jokowi selama menjabat sebagai Presiden RI, sepuluh tahun lamanya.
“Selama 10 tahun menjabat sebagai Presiden, saya merasa di dzolimi oleh Jokowi terkait janji janji mobil Esemka yang hanya janji semata tidak ada realisasinya,” kata H. Sukiyat
Menurutnya pencopotan foto yang ada gambarnya Jokowi bersama dirinya waktu penyerahan secara simbolis kunci mobil Esemka itu mungkin Jokowi tidak menyadari bahwa itu melambangkan penyerahan negara dengan langkah mulus mulai dari Walikota Solo yang selanjutnya melenggang menjadi Gubernur DKI dan melangkah terpilih sebagai presiden selama dua periode.
Setelah menurunkan foto penyerahan secara simbolis kunci mobil Esemka, H. Sukiyat juga menurunkan beberapa foto lainnya, termasuk foto saat Jokowi mampir di bengkelnya di jalan raya Jogja -Solo untuk melihat kendaraan Mahesa yang pada waktu itu digadang sebagai Alat Mekanis Multiguna Pedesaan.
“Aksi penurunan foto foto yang ada gambarnya Jokowi ini murni sikap pribadi saya sebagai warga negara yang merasa dirugikan, ditipu dengan keberadaan mobil Esemka yang di pakai branding untuk memuluskan langkahnya sebagai pejabat hingga menjadi presiden,” jelasnya
Dijelaskan Jokowi setelah sukses memimpin negara dua periode atau 10 tahun dan telah kembali ke tanah kelahirannya hingga sekarang tidak ada perubahan seperti yang diharapkan, tidak hanya dikecewakan soal mobil Esemka saja, masih ada soal pengembangan proyek mobil Mahesa (Moda Angkutan Hemat Pedesaan) yang tidak ada realisasinya.
“Proyek mobil Esemka di branding dipakai waktu mencalonkan Gubernur DKI dan mencalonkan Presiden RI periode yang pertama, sedangkan proyek mobil Mahesa di branding untuk maju sebagai calon presiden periode kedua tahun 2019,” ungkapnya
Dirinya menambahkan Jokowi selama 10 tahun menjabat sebagai Presiden RI bangsa ini porak poranda, mulai dari segi hukum, ekonomi dan lainya, meskipun sudah purna, akan tetapi dampak kebijakannya masih membekas dan dirasakan, ini membuat kasihan rakyat Indonesia.
“Sekali lagi aksi saya menurunkan foto Jokowi ini karena rasa kecewa berat dengan apa yang telah dilakukan, kebohongannya, janji janji manisnya membuat hati saya sakit, jadi ini bukan karena kepentingan politik atau ada yang menyuruh, akan tetapi bentuk dari rasa kecewa semata, semoga Pak Jokowi menyadari atas kesalahan dan perlakuan terhadap saya selama ini,” tutupnya
(red)