Sambut Bulan Kemenangan, Pemdes Bersama AMM Ketandan Gelar Pawai Takbir Keliling
Rolasan.id Klaten. ~ Gema takbir berkumandang di kantor seluruh penjuru Kabupaten Klaten dalam rangka merayakan hari raya idul Fitri 1.446 H/ 2025 M setelah secara resmi Pemerintah mengeluarkan hasil sidang istbat bahwa hari raya jatuh pada Senin 31 Maret 2025, mereka merayakan kemenangan setelah satu bulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan satu bulan penuh
Sama halnya yang di lakukan oleh Pemerintah Desa Ketandan bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Ranting Ketandan melaksanakan pawai Takbir Keliling yang diikuti oleh 8 tim kontingen dari masing masing jamaah masjid yang ada di wilayah Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jateng
Dari pantauan media rolasan.id rombongan peserta takbir berjalan kaki di mulai dari Masjid Al Hidayah dukuh Ketandan menuju gedung serba guna Raden Fatah Graha Budaya Ketandan desa setempat
Dalam kata sambutannya Kepala Desa Ketandan, Hefi Sudarmawan menyampaikan bahwa kegiatan pawai Takbir Keliling merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan di akhir bulan Ramadhan
“Pawai ini rutin diadakan tiap tahun, kami atas nama Pemerintah Desa Ketandan sangat mendukung kegiatan semacam ini karena ini merupakan bentuk dari silahturahim keluarga besar Desa Ketandan menuju keakraban semua warga,” ujar Hefi Sabtu (31/3/2025)
Dijelaskan pada takbir tahun ini ada himbauan dari Polres Klaten untuk tidak melakukan secara pawai, namun karena sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak terkait pelaksanaan pawai Takbir Keliling bisa terlaksana asalkan bisa memberikan rasa nyaman bagi pengguna jalan yang lain, tidak membawa sepeda motor dengan kenalpot brong dan sound system yang bunyinya cukup keras atau horeg
“Dalam pengamanan Takbir Keliling ini melibatkan dari unsur Polri, TNI yang dukung Kokam Angkatan Muda Muhammadiyah agar tetap kondusif,” katanya
Sementara itu Partono wakil dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Desa Ketandan menyampaikan bahwa kegiatan ini didukung Pemdes Ketandan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Desa Ketandan
“Pawai Takbir Keliling ini juga bentuk dari syiar Islam dan warga masyarakat turut menyambut kegiatan ini dengan antusias terbukti di sepanjang jalan mereka ikut mengumandangkan takbir,” ujar Partono
(fat)

