Rolasan.id Solo. — Universitas Islam Negeri Raden Mas Said (UIN RM Said) Surakarta melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) terus menyelenggarakan Program Profesi Guru (PPG).

Di kuartal ketiga penghujung tahun 2023, kembali diadakan PPG Dalam Jabatan untuk Batch 2 Kategori 1 dengan jumlah peserta mencapai 400 an orang.

Dari sejumlah itu tidak lulus sebanyak 6 orang atau setara 1,44%. Sehingga total kelulusan sebesar 98.56% merupakan jumlah tertinggi diantara LPTK lainnya se Indonesia.
Hal ini tentu saja menjadi kado awal tahun 2024 yang sangat menggembirakan.

Usai mengukuhkan sejumlah 462 guru profesional, Rektor UIN RM Said Surakarta, Prof. Toto Suharto memberikan apresiasi dan rasa terimakasih atas kerja optimal dari segenap civitas akademika khususnya di LPTK UIN RM Said Surakarta dibawah komando Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT) Prof. Fauzi Muharrom yang baru saja mendapat surat keputusan penganugerahan gelar guru besarnya.

Rektor berharap prestasi ini akan bisa terus ditingkatkan sehingga tujuan Program Glokalisasi bisa segera terwujud.

Acara pengukuhan Guru Profesional berlangsung pada Selasa (16/1/2024) di Hotel Syariah Solo dengan disaksikan secara langsung oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Ali Ramdhani serta seluruh jajaran pimpinan UIN RM Said Surakarta secara lengkap yaitu para Wakil Rektor dan Kepala Kepala Biro AUPK.

Nampak para tamu undangan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten juga hadir.
Dalam kesempatan memberikan orasi ilmiahnya di depan semua guru profesional yang dikukuhkan pada hari ini, Prof. Dhani panggilan akrab Dirjen Pendis, mengingatkan kepada semua yang hadir untuk berterimakasih kepada semua orang yang telah berjasa kepada kita seperti ibu, bapak, dan orang-orang di sekitar kita.

Secara khusus, Dirjen mengajak untuk merenung dari hasil penelitian yang menyatakan bahwa 70% tubuh manusia terdiri dari air, dan itu semua dibentuk dari 5 macam air milik ibu. Yaitu air ketubah ketika anak masih dalam kandungannya, air darah yang berisi saripati makanan yang dikonsumsi ibu, kemudian ibu memberikan air susu ibu, selanjutnya air keringat yang mengiringi tumbuh kembang anaknya, dan terakhir adalah air mata doa ibu yang selalu mengiringi kesuksesan anaknya.

Untuk itu Dirjen meminta para guru profesional di depannya dan di manapun berada untuk selalu berterimakasih dan memuliakan ibu. Sampai dengan saat mengajar, hendaknya menanamkan pada setiap peserta didiknya bahwa kita semua tidak ada apa-apanya tanpa adanya ibu.

Prof. Dhani juga menyampaikan pesan dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Men “Selalu jaga guru-guru kita, karena hanya dengan guru-guru profesional, guru-guru yang fokus, bangsa ini akan mampu melewati berbagai hambatan dan rintangan”.

Oleh karena itu Prof. Dhani juga meminta kepada para guru agar meningkatkan penampilan kinerja yang lebih baik bagi semua siswa.

“Disisi lain Kementerian Agama selalu memikirkan 4 K bagi guru yaitu Kompetensi, Kualifikasi, Kesejahteraan, dan Karir. Hal ini semua harus menjadi pemicu bagi semua dalam melayani siswa dengan lebih baik”, pungkasnya.
( moch isnaini/ red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *