PMI Klaten Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Gemblegan Kalikotes

Rolasan.id Klaten – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klaten menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Dukuh Gedangan, Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Senin (10/9/2026).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Ketua PMI Ranting Kalikotes Agung Wiyono, didampingi Sekretaris Kecamatan Kalikotes Lusiana dan sejumlah perangkat Desa Gemblegan.
Ketua PMI Ranting Kalikotes Agung Wiyono mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PMI baik dari tingkat kabupaten maupun kecamatan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran.
“Ada tiga korban kebakaran yang terjadi pada 28 Agustus 2026. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi cukup besar,” kata Agung.
Lebih lanjut Agung merinci, ketiga korban tersebut adalah Hardiyanto, Salamun, dan Wahono. Ketiganya merupakan warga RT 01 RW 09 Desa Gemblegan.
Akibat kebakaran tersebut, gedung mebel milik Wahono ludes terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta. Sementara Hardiyanto kehilangan dua unit mobil dengan total kerugian sekitar Rp70 juta. Adapun Salamun mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.
“Walaupun nilainya tidak seberapa, bantuan ini kami harap dapat sedikit mengurangi beban dan bermanfaat bagi para korban,” ungkap Agung.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kecamatan Kalikotes Lusiana juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga. Ia mengapresiasi langkah cepat PMI dalam memberikan bantuan.
“Kami atas nama pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih kepada PMI yang telah hadir membantu warga. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali,” ujar Lusiana.
Perangkat Desa Gemblegan juga berharap, dengan adanya bantuan ini para korban dapat segera memulihkan kondisi dan aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, warga sekitar menyambut baik kehadiran PMI. Mereka menilai bantuan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian organisasi kemanusiaan terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
PMI Klaten menegaskan akan terus memantau kondisi para korban dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta kecamatan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
(fat)