Berita Terkini

Stabil Pasca Tirakatan, Harga Sembako di Pasar Gedhe Klaten Mulai Normal

Rolasan.id Klaten – Sejumlah harga komoditas kebutuhan pokok di Pasar Gedhe Klaten mulai mengalami penurunan setelah peringatan Malam Tirakatan 17 Agustus 2026. Sebelumnya, beberapa komoditas terpantau naik menjelang malam tirakatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kenaikan terjadi pada daging ayam, kacang tanah dan beberapa komoditas lain di Pasar Gedhe Klaten. Namun mulai Kamis (20/8/2026) harga mulai bergerak turun.

Koordinator Pengurus Pasar Gedhe Klaten Andarwanto menjelaskan, kenaikan harga menjelang hari besar seperti malam tirakatan memang hal yang wajar karena kebutuhan masyarakat meningkat.

“Setelah malam tirakatan, seperti sekarang ini bahwa harga-harga sudah ada yang turun. Contohnya daging ayam dari Rp 45 ribu sekarang menjadi Rp 38-40 ribu,” jelas Andarwanto saat ditemui di Pasar Gedhe Klaten.

Menurutnya, penurunan ini terjadi karena permintaan sudah kembali normal. Untuk komoditas lain seperti cabai, beras, dan telur saat ini relatif stabil. Pasokan dinilai cukup dan distribusi berjalan lancar.

“Stok aman, tidak ada kelangkaan. Jadi harga juga ikut terkendali,” tambahnya.

Berbeda dengan ayam, beberapa komoditas justru mengalami kenaikan. Hal itu disampaikan salah satu pedagang Pasar Gedhe Klaten, Arni Anton.

“Harga yang cenderung naik antara lain kacang tanah. Waktu sebelum tirakatan Rp 40-41 ribu, sekarang menjadi Rp 44 ribu. Gula pasir juga naik dari Rp 795 ribu per sak sekarang menjadi Rp 805 ribu,” terang Arni Anton.

Ia menyebut kenaikan kacang tanah dipengaruhi oleh pasokan dari luar daerah yang belum normal. Sementara kenaikan gula diduga karena harga dari distributor yang ikut naik.

Untuk minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya, harga terpantau stabil. Arni menyebut hal ini karena pasokan lancar dan sudah ada jatah distribusi dari pemerintah maupun distributor.

“Minyak goreng stabil karena pasokannya lancar dan sudah di jatah. Jadi harganya tidak naik-turun drastis,” ujarnya.

Stabilitas harga ini cukup melegakan masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga yang menjadi pembeli utama di pasar.

Dengan berakhirnya rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, aktivitas jual beli di Pasar Gedhe Klaten kembali normal. Pengelola pasar bersama pedagang berharap harga-harga kebutuhan pokok dapat terus terkendali.

“Kami terus berkoordinasi dengan distributor dan instansi terkait agar pasokan aman. Jika ada gejolak harga akan segera kami laporkan agar bisa dicari solusinya,” kata Andarwanto.

Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan panic buying. Dengan begitu stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Gedhe Klaten dapat terus terjaga.
(fat)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button