Ditengah Acara Sadranan Dukuh Genengan, Yunanto Minta Doa Dan Dukungan Maju Sebagai Kades
Rolasan.id Klaten. ~ Tradisi Sadranan atau Nyadran merupakan adat masyarakat Jawa yakni sedekah berupa makanan dalam rangka menjelang Ramadhan atau bulan puasa, sama halnya yang dilakukan oleh warga masyarakat RW 1, RT 1, Dukuh Genengan, Desa Tambongwetan, Kecamatan Kalikotes, Klaten, Jateng
Menurut penuturan tokoh masyarakat yang juga Ketua RW 1, Yunanto (Klowor) mengatakan bahwa tradisi ini merupakan tradisi turun temurun hingga saat ini di lakukan menjelang bulan puasa dengan melakukan sedekah berupa makanan
Dijelaskan pelaksanaan Sadranan pada bulan Ruwah (penanggalan Jawa) biasanya dilaksanakan sebelum memasuki bulan puasa Ramadhan, sedangkan rangkaian kegiatan antara lain berdzikir bersama dan makan bersama, selain itu mendoakan leluhur dan lainnya
“Tradisi ini sudah turun temurun dilaksanakan, kami warga masyarakat Dukuh Genengan tinggal melestarikan saja, sebelum acara puncak dilakukan membersihkan makam secara gotong royong setelahnya ziarah dan doa kepada para leluhur, puncaknya yakni tahlil dilanjutkan makan bersama,” ungkap Yunanto, Sabtu (14/2/2026)
Yunanto menambahkan bahwa Sadranan mengandung nilai religius (mengingat kematian), sosial (gotong royong) dan budaya (menjaga warisan leluhur), bahkan sebagian warga masyarakat tertentu ini adalah momen penting untuk menyambung tali silaturahmi, selain itu juga sebagai bentuk rasa syukur dan penyucian diri sebelum Ramadhan
Ditengah acara Yunanto meminta dukungan terhadap warga yang hadir dalam puncak acara Sadranan bahwa dirinya akan mencalonkan diri sebagai kepala desa tahun 2027 yang akan datang
“Pada kesempatan ini saya meminta dukungan dan doa kepada warga masyarakat untuk maju mencalonkan diri sebagai kepala desa, dan Alhamdulillah warga yang hadir siap mendukung,” ujarnya
(fat)

