Berita Terkini

Pondok Pesantren MBS Klaten Gelar Festival Al Qur’an 6 Dihadiri Mendikdasmen RI

Rolasan.id Klaten. ~ Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Klaten pada Ahad (8/2/2026) menggelar Festival Al Qur’an 6 yang di hadiri Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, kegiatan tersebut berlangsung di gedung Grha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten, Jateng

Kedatangan Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah disambut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Klaten, Iskak Sulistya, Mudir MBS, Muh. Fachrudin Sasmita dan jajaran civitas MBS, para santri dan tamu undangan lainnya

Dalam paparannya Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi atas sumbangsih yang diberikan MBS Klaten yang telah memberi kontribusi penting dalam melahirkan para hafidz dan hafidzoh hadir ditengah masyarakat dengan akhlaq yang Qur’ani sehingga dapat terlibat membantu menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan di Indonesia

Diketahui hingga saat ini masih terdapat berbagai bentuk kekerasan di dunia pendidikan, sejauh ini masih terjadi dari berbagai level dan jenis pendidikan. Hal inilah yang menjadi keprihatinan, perhatian dan menjadi prioritas untuk segera diselesaikan dengan sinergitas seluruh elemen masyarakat termasuk pendidikan pesantren seperti di MBS Klaten ini

“Sebelum kami ke Klaten, kami mendapat kiriman vidio adanya kekerasan dari mantan diplomat senior, memang masih banyak persoalan di dunia pendidikan kita ini, kami berharap peran para pecinta Qur’an ini dapat ikut ambil peran dengan akhlaq yang Qur’ani,” harap Abdul Mu’ti

Ditempat yang sama Mudir MBS Klaten, Muh. Fachrudin Sasmita menjelaskan kegiatan Festival Al Qur’an 6 MBS Klaten ini diikuti kurang lebih 5.400 santri dari tingkat dasar dan menengah, dari jumlah tersebut sebelumnya panitia melakukan seleksi dan mengambil dua ribu peserta untuk dilakukan wisuda pada hari ini

Menurutnya kehadiran Mendikdasmen dapat sebagai penyemangat bagi MBS Klaten, kedepan bagaimana kegiatan seperti ini semakin banyak melahirkan para hafidz dan hafidzoh sebagai generasi yang berakhlak Qur’ani

Dirinya juga menegaskan bahwa jika Al Qur’an merupakan fondasi krusial utamanya didalam dunia pendidikan karakter melalui penanaman akhlaq, etika dan keteladanan yang bersumber pada Al Qur’an dengan metode membaca, mentadaburi, mengamalkan dan mengajarkannya ini akan membentuk pribadi Qur’ani yang bertauhid, beradab dan berintegritas

“Kedepan kami civitas MBS Klaten terus mendukung kebijakan Mendikdasmen terkait penguatan karakter melalui pendidikan di pesantren, di MBS para santri akan dididik menjadi generasi yang berakhlak mulia, berilmu, mandiri dan berprestasi,” ucapnya
(fat)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button