Kunjungan Kerja FKUB Kotatib Jakarta Timur di FKUB Kabupaten Klaten

Rolasan.id Klaten. — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten Jawa Tengah KH Syamsuddin Asrofi mengingatkan bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, kerukunan menjadi kunci yang sangat penting dalam menjalankan berbagai aktivitas kehidupan. Suasana jauh dari kerukunan, dipenuhi ketidakharmonisan dan konflik  menjadikan pembangunan tak bisa diwujudkan.

“Kalau tidak rukun, apa yang dibangun?,” tanya Syamsuddin Asyrofi saat menerima kunjungan kerja Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kotatib Jakarta Timur, Rabu (6/3/2024) di Ruang Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) setempat.

Oleh karenanya, Kiai Syamsuddin mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk memprioritaskan kerukunan dalam setiap gerak langkah pembangunan daerah. Komunikasi dengan stake holders dan tokoh peduli kerukunan harus dilakukan secara intensif khususnya tokoh lintas agama.

Apalagi saat ini sudah ada wadah para tokoh lintas agama yang terhimpun dalam FKUB. Forum ini menjadi media strategis dalam menjaga kerukunan lintas umat beragama. Terlebih Indonesia memiliki keragaman agama, suku, dan budaya yang harus senantiasa dirawat agar tidak menjadi sumber konflik.

Di Klaten sendiri, pemerintah daerah beserta pihak-pihak terkait senantiasa menjalin komunikasi dan sinergitas dengan FKUB dalam merawat kerukunan. Sinergi program pembangunan dan berbagai kegiatan terus dijalin. Hal ini karena FKUB merupakan forum independen yang menjadi mitra pemerintah.

“Jadi FKUB tak boleh jadi oposisi (pemerintah),” tegasnya pada kunjungan kerja yang diterima oleh Wakil Bupati Kabupaten Klaten Yoga Hardaya ini.

Upaya membangun sinergi ini dilakukan bukan hanya di level kabupaten. Namun di tingkat kecamatan dan desa, sinergi pemerintah dan FKUB Klaten juga diperkuat dengan telah terbentuknya Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) di 26 Kecamatan dan 401 desa/kelurahan dengan jumlah pengurus mencapai 4.544 orang.

Pembentukan PKUB sampai dengan level bawah inilah yang menurut Ketua FKUB Kotatib Jakarta Timur KH.Ma’arif,MA menjadi salah satu target kunjungan kerja tersebut. FKUB  ingin mengetahui mekanisme, dinamika, dan dasar-dasar hukum untuk mewujudkan hal ini.

Selain wakil bupati dan ketua FKUB Klaten, ikut menyambut rombongan FKUB Kotatib Jakarta Timur dari Kantor Kemenag Klaten, Kesbangpol Klaten, Kabag Kesra Pemkab Klaten, serta segenap pengurus FKUB setempat dan PKUB Perempuan Klaten.

( moch isnaini/ red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Raih Harmony Award, FKUB Klaten Jadi Tempat Untuk Kunjungan Kerja Nasional
Next post Semarakan Ramadhan 1.445 H, Essakal Klaten Launching Program Gebrakan