Cegah Terjangkit Penyakit Talasemia, PMI Ranting Kalikotes Adakan Sosialisasi

Rolasan.id Klaten. ~ Dalam rangka meningkatkan rasa peduli terhadap sesama dan memberikan pengertian tentang penyakit Talasemia, Palang Merah Indonesia ( PMI) Ranting Kalikotes bekerja sama dengan mahasiswa yang sedang menjalankan KKN dari UGM Yogyakarta melaksanakan aksi donor darah dan sosialisasi tentang penyakit Talasemia

Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Kantor Desa Kalikotes, Kecamatan Kalikotes, Klaten, Jateng pada Rabu (10/1/2024), donor darah dan sosialisasi tersebut diikuti sekitar 45 orang yang terdiri dari warga masyarakat Kecamatan Kalikotes

Menurut keterangan Ketua PMI Ranting Kalikotes, Agung Wiyono kepada media ini mengatakan, PMI Ranting Kalikotes bersama mahasiswa yang KKN dari UGM mengadakan aksi donor darah dan sosialisasi tentang penyakit Talasemia dengan tujuan meningkatkan kepedulian terhadap kemanusiaan serta peduli terhadap penyakit Talasemia

“Kami dari PMI Ranting Kalikotes mengadakan aksi donor darah, guna meningkatkan kepedulian terhadap sesama dengan memberikan darahnya untuk menolong orang yang membutuhkan,” kata Agung Wiyono

Lebih lanjut dirinya mengatakan sementara para mahasiswa memberikan sosialisasi terkait penyakit Talasemia, diharapkan dengan mengikuti sosialisasi ini warga masyarakat mengetahui apa itu penyakit Talasemia serta ciri ciri orang yang mengidap penyakit tersebut

Dijelaskan penyakit Talasemia merupakan penyakit kelainan darah pada manusia yang mengakibatkan kornea mata menjadi berwarna kuning, selain itu juga terjadi pembengkakan pada jantung, limpa dan hati, juga pengecilan pada tulang rahang

Untuk mencegah timbulnya penyakit Talasemia adalah dengan mencegah perkawinan seseorang yang terkena penyakit tersebut dengan orang yang tidak terkena penyakit tersebut, hal ini salah satu cara pencegahan semakin berkembangnya penyakit tersebut kepada keturunan

Kepala Desa Kalikotes, Ponidi menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh PMI Ranting Kalikotes yakni donor darah dan sosialisasi penyakit Talasemia di desanya, sehingga warga masyarakat selain punya kepedulian terhadap sesama, juga bisa memahami tentang penyakit Talasemia

“Dengan adanya kegiatan donor darah ini semoga meningkatkan kepedulian terhadap kemanusiaan terutama tentang kebutuhan darah serta bisa memahami tentang penyakit Talasemia dan pencegahannya,” harap Ponidi
( fat )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Penuh Haru, Ratusan Lulusan Ikuti Wisuda Terakhir STAIM Klaten
Next post Lakukan Blusukan Di Pasar, Calon Anggota DPR RI Suyatmi Perkenalkan Diri