The Gondang Park Satu Satunya Wahana Wisata Museum Gula Di Indonesia

Rolasan.id Klaten. ~ The Gondang Park merupakan destinasi wisata baru di bawah manajemen The Lawu Group yang berlokasi di Jalan Raya Solo-Jogja, Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, menawarkan wahana berbasis edukasi dan rekreasi.

Destinasi wisata memanfaatkan lahan kurang lebih dua hektare, mulai dari kawasan restoran hingga wisata, di komplek Gondang Winangun.

Pengunjung dikenakan tiket masuk kawasan wisata The Gondang Park sebesar Rp10.000 per orang. Tiket tersebut sudah termasuk Green Park, Agrotherapy, Playground, dan Labirin.

Dengan slogan “Klaten Smart Tourism”, The Gondang Park, menawarkan berbagai tujuan wisata seperti museum gula, dimana museum gula tersebut merupakan satu-satunya museum gula yang berada di Indonesia.

“Para pengunjung bisa melihat berbagai koleksi yang berhubungan dengan proses pembuatan gula, mulai dari proses menanam tebu hingga menjadi gula. Selain itu, terdapat juga koleksi hama dan gulma, berbagai jenis tebu, serta peralatan laboratorium gula. Dokumentasi aktivitas pabrik juga tergantung pada dinding museum.” Kata Parmin sastro, Direktur Utama The Lawu Group.

Selanjutnya, Green Park di The Gondang Park menawarkan wahana Agrotherapy, Water Park, Water Slide, High Rope (jembatan gantung), Spider Web, dan Kids Zone yang diperuntukkan bagi segala kalangan usia, baik anak-anak maupun dewasa.

Pada wahana Agrotherapy, pengunjung bisa berwisata edukasi dengan mengenal berbagai tanaman herbal. Pengunjung juga dapat melakukan terapi refleksi, terapi ikan, serta terapi strok dengan pijat, bekam, dan obat herbal.

“Water Park merupakan wahana kolam renang di The Gondang Park yang terdiri dari kolam renang anak dan dewasa. Untuk kedalaman kolam renang anak mulai 50-100 cm dan untuk kedalaman kolam renang dewasa yaitu 100-180 cm.” Jelas Parmin Sastro.

Pada wahana Ghost Hunter (Rumah Hantu), pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp10.000 per orang. Wahana Flying Fox dikenakan tiket Rp20.000 per orang, dan Rp10.000 per orang untuk memasuki Museum Gula. Pengunjung bisa membeli tiket terusan sebesar Rp25.000 per orang yang sudah termasuk semua wahana, kecuali wahana Flying Fox.

Selain itu, pengunjung juga bisa mengadakan kegiatan outbound di The Gondang Park dengan kapasitas hingga 400 orang. Dalam kegiatan outbound tersebut paket yang ditawarkan di The Gondang Park sangat murah mulai dari Rp65.000 per orang.

The Gondang Park juga menyediakan restoran dengan menu utama Ayam Panggang dan Sate Gondang. Selain itu, tersedia berbagai kuliner khas Nusantara. Berbagai minuman dengan harga terjangkau juga tersedia di Resto The Gondang Park. The Gondang Park buka setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 08.00-17.00.

Seperti diketahui, pabrik Gula Gondang Winangun didirikan pada tahun 1860 oleh NV Klatensche Cultuur Maatschapij yang berkedudukan di Amsterdam, Belanda. Pabrik ini dikelola oleh NV Mirandolle Vaute & Co yang berkedudukan di Semarang. Nama Gondang Winangun diambil dari Kawedanan Gondang winangun, Onderdestric Jogonalan, Karesidenan Surakarta, tempat pabrik didirikan. Sekarang, daerah tersebut masuk wilayah Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yaitu sekitar 5 km arah barat Kota Klaten. Namanya diubah menjadi Pabrik Gula Gondang Baru dan saat ini sudah tidak melakukan produksi.

Melihat sejarah panjang Pabrik Gula Gondang Baru yang sudah tidak melakukan produksi bisa dikembangkan menjadi ekowisata yang dilengkapi dengan wisata edukasi, wisata sejarah, wisata kuliner, taman rekreasi, dan restoran.
( ist/ fat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Peringati Hari Ibu Bapak Bapak Ikut Lomba Masak, Tanda Cinta Pada Kaum Ibu Di Penghujung 2023
Next post Bawaslu Magelang Temukan Spanduk Diduga Berisi Isu Perselingkuhan Rugikan Caleg DPR RI dari PDIP