SD Islam Mandiri El Yaomy Klaten Melepas Siswa Klas VI Dengan Menggelar Pentas Seni

Rolasan.id Klaten. ~ Sekolah Dasar Islam Mandiri ( SDIM ) El Yaomy yang berkedudukan di Dukuh Batur, Desa Tegalrejo, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten melepas siswa klas VI dengan menyelenggarakan  pentas seni.

Ketua Dewan Pembina Yayasan El Yaomy KH. Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa SD Islam Mandiri El Yaomy di Batur Tegalrejo Ceper Klaten  bertekad untuk mewujudkan sekolah Islam yang unggul dan kompetitif selaras dengan perkembangan yang ada.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pembina El Yaomy KH Syamsuddin Asyrofi saat acara akhirussanah siswa  klas VI Sekolah Dasar Islam Mandiri  (SDIM) El Yaomy, Sabtu (27/5/2023) di Pendopo Marsudi Utomo Kedungan Pedan Klaten.

Syamsuddin menjelaskan, pendidikan Islam muncul dan berkembang di Nusantara sejak Islam masuk ke kepulauan ini yang dibawa para sufi pengembara atau pedagang dari Timur Tengah yang kemudian hidup membaur dengan penduduk lokal.

“Perkembangan pendidikan Islam di Indonesia diawali dari bentuk yang paling sederhana. Melalui kegiatan mengaji Alquran dan tata cara beribadah di surau-surau dan langgar, yang kemudian sepanjang sejarah mengalami berbagai perubahan,” katanya.

Syamsuddin menyatakan, kehadiran sekolah unggulan di Indonesia merupakan harapan yang sejak lama diimpikan oleh banyak kalangan. Sebab sekolah unggulan sudah menjadi sebuah kebutuhan yang mendasari kehidupan guna mendapatkan kehidupan dan penghidupan yang layak di masa yang akan datang.

Hal ini karena erat kaitannya dengan persaingan pasar yang acap kali mengedepankan rasa gengsi serta pamor semata. Sebab di zaman modern ini anak yang memiliki bakat, keahlian, keterampilan dan minat yang di atas rata-rata akan lebih diprioritaskan mendapat kesempatan utama ketimbang anak yang cenderung biasa-biasa saja, atau bahkan di bawah rata-rata.

“Untuk itu, agar dapat bersaing di masyarakat, maka pendidikan Islam harus ikut serta meramaikan dan tak mau kalah dengan sekolah-sekolah umum lain yang memang diunggulkan. Dengan begitu, sekolah Islam unggulan-lah yang dianggap sebagai salah satu alternatif guna mencetak pelajar Islam yang tak kalah pengetahuan umumnya dengan lulusan dari sekolah umum yang ada,” ujarnya.

Untuk diketahui, Yayasan El Yaomy sampai saat ini telah mengelola pendidikan mulai dari Taman Penitipan Anak (TPA), Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK) Teladan, dan Sekolah Dasar Islam Mandiri (SDIM) yang masing- masing telah memiliki jumlah murid yang cukup banyak.

“Selain keinginan untuk menjadikan sekolah Islam yang unggul, Yayasan El Yaomy juga ingin mewujudkan anak-anak yang cerdas dan berkarakter, sehingga lulusan dari sekolah ini kelak menjadi anak- anak yang sholih dan sholihah,” harap Syamsuddin Asyrofi. ( *Moch.Isnaeni* )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah STAIT Yogyakarta Gelar Webinar Sukses Dan Lancar
Next post Pengurus FKUB Provinsi Kepri Study Banding Ke Pemkab Klaten Terkait PKUB