Turunkan Dampak Inflasi, DKUKMP Klaten Salurkan Bantuan 2.090 Pelaku UMKM

Rolasan.id Klaten. ~ Dalam rangka mendukung penanganan dampak inflasi di Kabupaten Klaten, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan ( DKUKMP) Kabupaten Klaten Jateng salurkan bantuan sosial kepada 2.090 pelaku usaha mikro.

Penyerahan bantuan tersebut di halaman Kantor DKUKMP Kabupaten Klaten Rabu (21/12/2022), secara simbolik Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan bantuan sosial kepada dua orang penerima yang telah ditunjuk.

Menurut keterangan Kepala DKUKMP Kabupaten Klaten Anang Widjatmoko kepada beberapa media usai acara penyerahan bantuan mengatakan penyaluran bansos kepada ribuan pelaku usaha mikro dalam rangka mendukung dampak inflasi di Kabupaten Klaten tahun anggaran 2022.

“Penyaluran bansos bagi pelaku usaha mikro ini, bertujuan untuk membantu para pelaku usaha mikro agar dapat bertahan dan mampu menggerakkan perekonomian warga masyarakat di Klaten.” Kata Anang Widjatmoko

Anang menambahkan agar dalam penyaluran ini lebih tepat sasaran atau menghindari penerima ganda, bagi calon penerima terlebih dahulu dilakukan pendataan guna memastikan pelaku usaha mikro yang akan menerima belum mendapatkan bantuan dari instansi yang lain seperti dari APBN, APBD Provinsi serta APBD Kabupaten tahun anggaran 2022.

“Jumlah penerima bansos pada kesempatan ini sebanyak 2.090 orang pelaku usaha mikro, sedangkan mereka menerima masing masing Rp 450.000 untuk selama tiga bulan, yakni bulan Oktober – Desember 2022.” Ungkap Anang

Lebih lanjut Anang mengungkapkan, bansos yang disalurkan bagi pelaku usaha mikro yang dianggarkan melalui APBD Kabupaten Klaten, anggaran perubahan tahun 2022 total mencapai Rp 940,5 juta, sesuai dengan Keputusan Bupati Klaten No 900/375 tahun 2022.

Dalam sambutannya Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan pandemi covid-19 dampaknya sangat luar biasa terasa di Indonesia, penurunan perekonomian secara nasional hampir menyeluruh terasa dampaknya, dan berbagai upaya telah dilakukan pemerintah pusat hingga daerah tak terkecuali Kabupaten Klaten.

“Pemkab Klaten tentunya akan mendorong perkembangan ekonomi mikro dan menengah sebagai wadah ekonomi rakyat guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah dengan anggaran mencapai Rp 7 miliar pada anggaran perubahan tahun 2022, anggaran itu diberikan kepada pelaku UMKM, pelaku ojol, warga yang terkena PHK dan yang lainnya.” Jelas Sri Mulyani

Bupati berharap bagi penerima bantuan sosial ini agar dipergunakan sebagai mana mestinya. “Kami berharap agar bantuan ini dibelanjakan sebagai mana mestinya, digunakan untuk hal hal yang lebih bermanfaat seperti untuk modal usaha dengan potensi yang ada di daerah masing masing.” Harap Bupati
( fat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Aniversary 7th RSUD Bagas Waras Meriah, Pemkab Anggarkan 60 M Untuk Pengembangan
Next post Operasi Lilin Candi 2022, Polres Klaten Siagakan Ribuan Personil